Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2013

Tips Sukses Memulai Bisnis Sampingan


Memutuskan untuk memulai usahamemang bisa dilakukan kapan saja. Termasuk ketika Anda masih memiliki rutinitas utama seperti bekerja, mengurus rumah tangga maupun menuntut ilmu. Namun untuk memulai usaha, Anda tidak harus meninggalkan rutinitas utama yang sudah ada. Sebab sekarang sudah banyak peluang bisnis sampingan yang bisa dijalankan disela-sela kesibukan Anda.
Menjalankan bisnis sampingan disela-sela waktu luang, menjadi salah satu pilihan tepat untuk mendapatkan incometambahan. Meskipun awalnya Anda akan mendapatkan sedikit kendala karena belum terbiasa membagi waktu, namun tidak perlu ragu untuk memulainya. Karena sudah banyak pelaku bisnis sampingan yang sukses menjalankan usahanya dan masih bisa tetap fokus dengan rutinitas mereka. Apa Anda tertarik untuk bisa seperti mereka? Jika Anda berminat untuk memulai usaha disela-sela rutinitas Anda, berikut kami berikan

tips sukses memulai bisnis sampingan, yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.
1. Sebelum memulai bisnis, pastikan Anda memiliki waktu luang yang cukup. Hal ini sangat penting, agar bisnis sampingan yang dijalankan tidak mengganggu tugas Anda sehari-hari.
2.  Buatlah jadwal, agar Anda tidak bingung dalam membagi waktu. Misalnya saja bagi para karyawan bisa menjalankan bisnisnya setelah pulang kerja atau di waktu-waktu libur, yang terpenting jangan pernah menjalankan bisnis waktu jam kerja. Sedangkan bagi ibu rumah tangga bisa menjalankan bisnisnya dengan menyisihkan waktu 3-4 jam setiap harinya, setelah menyelesaikan segala urusan rumah. Sehingga bisnis yang dijalankan, tidak mengganggu fokus utama Anda.
3. Pilih peluang bisnisyang mudah dijalankan, dan tidak menyita banyak waktu serta tenaga. Ini sangat penting, agar urusan bisnis Anda tidak mengganggu rutinitas utama. Selain itu, Anda juga bisa membagi waktu dan tenaga Anda dengan mudah. Sehingga tidak terlalu membebani pikiran Anda, untuk bisa fokus menjalankan usaha dan rutinitas utama secara bersamaan.
4. Jangan sampai mengabaikan tugas utama Anda. Walaupun bisnis sampinganAnda sudah berkembang, namun jangan sampai lupa waktu dan mengabaikan tugas utama Anda. Tetaplah berkomitmen untuk bisa bekerja secara efektif dalam menyelesaikan segala kewajiban Anda, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
5. Untuk mengurangi stress, pilihlah peluang bisnisdibidang yang Anda suka. Ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara, untuk mengurangi beban kerja Anda. Sebab, biasanya seseorang dengan senang hati mengerjakan segala hal yang  menjadi kesukaannya. Malahan banyak orang yang sengaja menjalankan bisnis sampingan sesuai hobi, untuk mengurangi beban pikiran yang mereka dapatkan di tempat kerja.
6. Perhatikan etika bisnis. Bila Anda seorang karyawan, sebaiknya hindari membuka usaha yang memiliki bidang sama dengan perusahaan tempat Anda bekerja. Apalagi dengan sengaja merebut konsumen-konsumen yang dimiliki perusahaan tersebut, tentunya ini tidak sesuai dengan hukum dan etika bisnis. Karena Anda bersaing dengan cara yang tidak benar. Oleh karena itu, lebih baik Anda pilih peluang usahadibidang yang berbeda dengan tempat Anda bekerja. Jika terpaksanya sama, maka bersainglah secara sehat dan konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak perusahaan tempat Anda bekerja.
7. Jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan usaha langsung, sebaiknya cari tenaga kerja yang bisa Anda percaya menjalankan bisnis tersebut. Bisa dari kerabat dekat atau teman-teman Anda. Jadi, Anda cukup memantau perkembangan bisnis tersebut tanpa harus turun tangan langsung.
Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memulai bisnis sampingan, Andapun bisa mencoba bisnis tersebut kapan saja. Mulailah untuk mencari ide bisnis yang cukup prospek, dan perluas informasi Anda untuk merealisasikan bisnis tersebut. Tentukan kesuksesan Anda dari sekarang, tanpa harus meninggalkan pekerjaan Anda.
Sumber : bisnisukm.com 
ReadFull Article ..

Jumat, 13 Desember 2013

Katering Makanan Anak Sukses Dipasarkan Secara Online

Penetrasi internet di Indonesia yang semakin meluas, ternyata memicu peningkatan belanja online di kalangan masyarakat. Bahkan sekarang ini diperkirakan jumlahnya mencapai 2,5 juta transaksi per tahun, dan angka tersebut terus mengalami peningkatan hingga mencapai 30% setiap tahunnya. 
Kondisi ini tentu merupakan sebuah peluang besar bagi para pelaku bisnis online, sehingga tidak heran bila sekarang ini hampir seluruh masyarakat mulai memanfaatkan peluang tersebut untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Dari sekian banyak pelaku usaha yang ingin mendatangkan untung besar dari bisnis online, salah satunya yang tidak ingin ketinggalan adalah pasangan kakak beradik Nandra Janniata dan Neura Azzahra yang sukses merintis bisnis katering makanan bayi dan batita melalui pasar dunia maya.
Bila kebanyakan orang lebih memilih barang elektronik, produk fashion, maupun aneka macam kreasi kerajinan untuk dipasarkan di media online, dua ibu muda ini lebih tertarik memperhatikan asupan gizi bagi putra-putri tercinta sembari mendatangkan penghasilan tambahan dari bisnis rumahanyang mereka jalankan.
Berawal dari ide sang adik Nandra Jannita, yang mengajak kakak tercintanya Neura Azzahra yang kebetulan lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, pada bulan September 2010 dibukalah sebuah bisnis katering yang fokus memproduksi makanan bayi untuk kelompok usia 7-12 bulan dan 12 bulan ke atas.
Memanfaatkan media sosial seperti twitter dan membuat website berbayar dengan menggunakan alamat bebitang.com, Nandra yang bertugas mempromosikan bisnis katering tersebut mulai menjaring konsumen seluas-luasnya untuk mendatangkan omset besar bagi usahanya. Terbukti, strategipemasaran online yang digunakannya sangat efektif untuk menjaring konsumen dalam waktu singkat. Meskipun awalnya hanya ada satu pelanggan yang tertarik memesan menu makanan anak di lapak onlinenya, namun minggu-minggu berikutnya selalu ada pelanggan baru yang berminat memesan menu sehat untuk putra-putri mereka.
Untuk mengedepankan kesegaran dan kualitas produknya yang tidak menggunakan bahan pengawet, bahan kimia, serta bahan pewarna, kedua kakak beradik ini membatasi area marketing hanya di sekitar Bintaro, BSD, Tangerang, Pondok Indah, Cinere, dan Fatmawati. Namun, melihat respon pasar dari luar kota Jakarta juga cukup besar, dua bulan berikutnya Nandra dan Neura mulai meluncurkan produk makanan beku (frozen food) seperti sosis, chicken tofu, beef burger, nugget, bitterbalen, dan kroket yang semuanya dibuat dari daging segar, serta ada pula aneka bumbu basah, antara lain bumbu sup, nasi goreng, mi goreng, serta soto, yang dijual dengan harga cukup terjangkau.
Dengan memanfaatkan media online sebagai alat promosi yang cukup efektif, sekarang ini bisnis katering makanan bayi dan batita ini berkembang cukup pesat dan menjangkau konsumen di seluruh penjuru nusantara. Dalam dua minggu, sedikitnya bebitang bisa menjual 100 bungkus produk beku dengan kisaran harga yang paling murah Rp 3.000 (produk bumbu basah) dan yang paling mahal Rp 39.000 (produk frozen food). Kini, selain membuka toko offline di komplek Graha Bintaro, Tangerang, Bebitang juga membuka cabang baru di Kota Bandung.
Setelah melihat perkembangan bisnis katering makanan Anak sukses dipasarkan secara online, tidak ada salahnya bila Anda pun mulai memanfaatkan perkembangan internet untuk memperluas jangkauan bisnis Anda. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.
Sumber : bisnisukm.com
ReadFull Article ..