Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 Desember 2013
Katering Makanan Anak Sukses Dipasarkan Secara Online
Kondisi ini tentu merupakan sebuah peluang besar bagi para pelaku bisnis online, sehingga tidak heran bila sekarang ini hampir seluruh masyarakat mulai memanfaatkan peluang tersebut untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Dari sekian banyak pelaku usaha yang ingin mendatangkan untung besar dari bisnis online, salah satunya yang tidak ingin ketinggalan adalah pasangan kakak beradik Nandra Janniata dan Neura Azzahra yang sukses merintis bisnis katering makanan bayi dan batita melalui pasar dunia maya.
Bila kebanyakan orang lebih memilih barang elektronik, produk fashion, maupun aneka macam kreasi kerajinan untuk dipasarkan di media online, dua ibu muda ini lebih tertarik memperhatikan asupan gizi bagi putra-putri tercinta sembari mendatangkan penghasilan tambahan dari bisnis rumahanyang mereka jalankan.
Berawal dari ide sang adik Nandra Jannita, yang mengajak kakak tercintanya Neura Azzahra yang kebetulan lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, pada bulan September 2010 dibukalah sebuah bisnis katering yang fokus memproduksi makanan bayi untuk kelompok usia 7-12 bulan dan 12 bulan ke atas.
Memanfaatkan media sosial seperti twitter dan membuat website berbayar dengan menggunakan alamat bebitang.com, Nandra yang bertugas mempromosikan bisnis katering tersebut mulai menjaring konsumen seluas-luasnya untuk mendatangkan omset besar bagi usahanya. Terbukti, strategipemasaran online yang digunakannya sangat efektif untuk menjaring konsumen dalam waktu singkat. Meskipun awalnya hanya ada satu pelanggan yang tertarik memesan menu makanan anak di lapak onlinenya, namun minggu-minggu berikutnya selalu ada pelanggan baru yang berminat memesan menu sehat untuk putra-putri mereka.
Untuk mengedepankan kesegaran dan kualitas produknya yang tidak menggunakan bahan pengawet, bahan kimia, serta bahan pewarna, kedua kakak beradik ini membatasi area marketing hanya di sekitar Bintaro, BSD, Tangerang, Pondok Indah, Cinere, dan Fatmawati. Namun, melihat respon pasar dari luar kota Jakarta juga cukup besar, dua bulan berikutnya Nandra dan Neura mulai meluncurkan produk makanan beku (frozen food) seperti sosis, chicken tofu, beef burger, nugget, bitterbalen, dan kroket yang semuanya dibuat dari daging segar, serta ada pula aneka bumbu basah, antara lain bumbu sup, nasi goreng, mi goreng, serta soto, yang dijual dengan harga cukup terjangkau.
Dengan memanfaatkan media online sebagai alat promosi yang cukup efektif, sekarang ini bisnis katering makanan bayi dan batita ini berkembang cukup pesat dan menjangkau konsumen di seluruh penjuru nusantara. Dalam dua minggu, sedikitnya bebitang bisa menjual 100 bungkus produk beku dengan kisaran harga yang paling murah Rp 3.000 (produk bumbu basah) dan yang paling mahal Rp 39.000 (produk frozen food). Kini, selain membuka toko offline di komplek Graha Bintaro, Tangerang, Bebitang juga membuka cabang baru di Kota Bandung.
Setelah melihat perkembangan bisnis katering makanan Anak sukses dipasarkan secara online, tidak ada salahnya bila Anda pun mulai memanfaatkan perkembangan internet untuk memperluas jangkauan bisnis Anda. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.
Sumber : bisnisukm.com
Kamis, 31 Oktober 2013
Cerita anak SI KANCIL KENA BATUNYA
Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga dengan si kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan dihutan sambil membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata,"Siapa yang tak kenal kancil. Si pintar, si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai, ia segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat kancil dapat berkaca. Ia berkata-kata sendirian. "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya".
Si kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor siput yang sedang duduk dibongkahan batu yang besar. Si siput berkata,"Hei kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira ?". Kancil mencari-cari sumber suara itu. Akhirnya ia menemukan letak si siput.
"Rupanya sudah lama kau memperhatikanku ya ?". Siput yang kecil dan imut-imut. Eh bukan !. "Kamu memang kecil tapi tidak imut-imut, melainkan jelek bagai kotoran ayam". Ujar si kancil. Siput terkejut mendengar ucapan si kancil yang telah menghina dan membuatnya jengkel. Lalu siputpun berkata,"Hai kancil !, kamu memang cerdik dan pemberani karena itu aku menantangmu lomba adu cepat". Akhirnya mereka setuju perlombaan dilakukan minggu depan.
Setelah si kancil pergi, siput segera memanggil dan mengumpulkan teman-temannya. Ia meminta tolong teman-temannya agar waktu perlombaan nanti semuanya harus berada dijalur lomba. "Jangan lupa, kalian bersembunyi dibalik bongkahan batu, dan salah satu harus segera muncul jika si kancil memanggil, dengan begitu kita selalu berada di depan si kancil," kata siput.
Hari yang dinanti tiba. Si kancil datang dengan sombongnya, merasa ia pasti akan sangat mudah memenangkan perlombaan ini. Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari duluan dan memanggilnya untuk memastikan sudah sampai mana ia sampai. Perlombaan dimulai. Kancil berjalan santai, sedang siput segera menyelam ke dalam air. Setelah beberapa langkah, kancil memanggil siput. Tiba-tiba siput muncul di depan kancil sambil berseru,"Hai Kancil ! Aku sudah sampai sini." Kancil terheran-heran, segera ia mempercepat langkahnya. Kemudian ia memanggil si siput lagi. Ternyata siput juga sudah berada di depannya. Akhirnya si kancil berlari, tetapi tiap ia panggil si siput, ia selalu muncul di depan kancil. Keringatnya bercucuran, kakinya terasa lemas dan nafasnya tersengal-sengal. Ketika hampir finish, ia memanggil siput, tetapi tidak ada jawaban. Kancil berpikir siput sudah tertinggal jauh dan ia akan menjadi pemenang perlombaan.
Si kancil berhenti berlari, ia berjalan santai sambil beristirahat. Dengan senyum sinis kancil berkata,"Kancil memang tiada duanya." Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara siput yang sudah duduk di atas batu besar. "Oh kasihan sekali kau kancil. Kelihatannya sangat lelah, Capai ya berlari ?". Ejek siput. "Tidak mungkin !", "Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai, padahal aku berlari sangat kencang", seru si kancil.
"Sudahlah akui saja kekalahanmu,"ujar siput. Kancil masih heran dan tak percaya kalau a dikalahkan oleh binatang yang lebih kecil darinya. Kancil menundukkan kepala dan mengakui kekalahannya. "Sudahlah tidak usah sedih, aku tidak minta hadiah kok. Aku hanya ingin kamu ingat satu hal, janganlah sombong dengan kepandaian dan kecerdikanmu dalam menyelesaikan setiap masalah, kamu harus mengakui bahwa semua binatang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan suka menghina dan menyepelekan mereka", ujar siput. Siput segera menyelam ke dalam sungai. Tinggallah si kancil dengan rasa menyesal dan malu.
Pesan Moral : Janganlah suka menyombongkan diri dan menyepelekan orang lain, walaupun kita memang cerdas dan pandai. TAMAT.
www.pustaka78.com
Langganan:
Postingan (Atom)